Anda Bisa Melakukan Kontrol Kehamilan di Prodia Kisaran

Kehamilan bagi siapa pun merupakan hal yang sangat membahagiakan. Oleh karena itu, masa selama 9 bulan begitu dinikmati hingga akhirnya bisa bertemu dengan si kecil. Meski begitu, Anda harus tetap meluangkan waktu untuk melakukan kontrol kehamilan di setiap trimesternya. Anda bisa melakukan kontrol kehamilan di Prodia Kisaran.

Pemeriksaan rutin kehamilan dimulai sejak awal kehamilan sampai dengan perawatan setelah melahirkan. Pemeriksaan kehamilan ini terbagi menjadi tiga trimester, yaitu

  • Trimester pertama atau masa – masa kehamilan merupakan masa yang begitu rentan. Jadi, Anda perlu melakukan beberapa pemeriksaan yang disarankan oleh dokter seperti ini
  1. USG (Utrasonography)

Pemeriksaan USG ini perlu dilakukan untuk melihat bagaimana kondisi janin di dalam rahim dengan menggunakan gelombang suara. Pemeriksaan USG bisa dilakukan sejak minggu keempat kehamilan karena pada masa ini kantong kehamilan sudah terbentuk. Tetapi agar memudahkan dokter, biasanya USG akan dilakukan pada minggu keenam sekaligus mendeteksi detak jantung janin. Pengecekan USG diperlukan mulai dari trimester pertama sampai trimester ketiga. Pada trimester pertama tujuan pemeriksaan USG adalah menentukan usia kehamilan dan juga memantau kondisi janin di dalam rahim.

  1. Tes darah

Tes darah pelru dilakukan untuk mengetahui kadar hemoglobin yang dapat memengaruhi kesehatan pada masa kehamilan. Tes hemoglobin (Hb) mulai dilakukan pada minggu ke 6 hingga minggu ke 8. Pengecekan hemoglobin juga menjadi salah satu standa adanya pemeriksaan kehamilan untuk mengecek diabtes gestasional.

  1. Tes genetik

Tes genetik sangatlah penting karena memiliki tujuan untuk mendeteksi adanya kemungkinan janin risiko mengalami kelainan kromosom atau tidak. Jadwal pemeriksaan tes genetik ini dilakukan sejak kehamilan berusia 10 minggu. 

  • Selanjutnya adalah pemeriksan pada trimester kedua yang bertujuan untuk mengetahui ukuran janin dan tumbuh kembangnya. Pada trimester kedua ini ukuran dan bentuk janin sudah mulai terbentuk sehingga perlu pemantauan lebih lanjut.
  1. Pemeriksaan protein urine pada ibu hamil

Pemeriksaan protein dalam urine memiliki tujuan untuk mendeteksi apakah Anda mempunyai risiko preeklampsia atau tidak. Biasanya pemeriksaan ini dilakukan sejak usia kehamilan memasuki 20 minggu atau sudah masuk usia 5 bulan. 

  1. USG

USG tetap perlu dilakukan pada trimester kedua ini karena pada masa – masa ini ukuran, bentuk dan segala tumbuh kembang si keci. Pada trimester kedua ini, dokter akan mengecek detak jantung bayi menggunakan USG Doppler. Selain itu, dokter juga akan mengukur tinggi fundus, yaitu ukuran tulang kemaluan ke atas rahim dan terakhir dokter akan melihat bagaimana pergerakan bayi termasuk adanya tendangan yang dilakukan oleh bayi. Umumnya gerakan ini akan muncul ketika kehamilan memasuki minggu ke 18 hingga minggu 20.

  1. Amniocentesis

Pemeriksaan ini memiliki tujuan untuk melihat dan mengetahui kondisi cairan ketuban, karena melalui air ketuban dapat mendeteksi adanya penyakit genetik. Pemeriksaan ini bisa Anda lakukan jika sudah memasuki usia kehamilan 15 minggu. 

  • Pemeriksaan pada trimester ketiga ini lebih memfokuskan bagaimana perkembangan bayi dan juga melihat kesiapan untuk proses melahirkan nanti. Berikut ini beberapa pemeriksaan yang dilakukan pada trimester ketiga.
  1. Pemeriksaan panggul

Pemeriksaan panggul bisa dilakukan sejak awal kehamilan, tetapi jika tidak ada komplikasi maka pemeriksaan ini dilakukan pada usia kehamilan 36 minggu. Skrining terhadap kondisi panggul memiliki tujuan untuk melihat perisapan persalinan terlebih bagi Anda yang menginginkan melahirkan secara normal.

  1. Pemeriksaan posisi bayi

Selain kondisi panggul ibu yang diperiksa, dokter juga akan melihat bagaimana posisi bayi menjelang akhir kehamilan. Tujuannya adalah untuk memastikan apakah posisi bayi dalam keadaan sungsang atau tidak. 

  1. USG

USG pada masa akhir kehamilan ini untuk melihat jumlah air ketuban yang memiliki fungsi untuk memberikan suhu yang stabil untuk menjaga janin. Air ketuban dalam jumlah normal sekitar 60ml saat kehamilan berada di 12 minggu dan akan terus bertambah menjadi 175 ml pada usia 16 minggu dan berakhir dengan 400 – 1200 ml pada trimester ketiga.

Itulah serangkaian pemeriksaan yang akan Anda lakukan saat melakukan kontrol rutin kehamilan. Anda bisa melakukan itu semua di Prodia Kisaran. Tidak hanya semasa kehamilan saja, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter untuk persiapan persalinan. Anda pun bisa melakukan PCR test di sana sebagai salah satu persiapan persalinan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *