Apa Penyebab Seseorang Harus Memasang Ring Jantung

Istilah pemasangan ring jantung sekilas memang terdengar cukup menyeramkan, namun cukup sering didengar, terutama pada penderita penyempitan pembuluh darah. Penyempitan pembuluh darah arteri umumnya disebabkan oleh penumpukan lemak dan kolesterol pada bagian dalam dinding pembuluh darah. Lemak dan kolesterol ini lantas mengalami pengerasan dan menjadi plak, akibatnya aliran darah di dalam pembuluh jadi tersendat karena jalurnya yang menyempit.

Penyempitan pembuluh darah arteri ini biasanya tidak akan terjadi begitu saja. Dibutuhkan waktu yang cukup lama sampai kondisi ini berubah menjadi kronis. Penumpukan lemak dan kolesterol dapat terjadi jika seseorang tidak menjaga gaya hidup sehat atau jika memang memiliki penyakit bawaan seperti tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, pola makan tidak sehat, stres berkepanjangan, hingga kebiasaan merokok.

Penyempitan pembuluh darah dapat menimbulkan beberapa gejala seperti nyeri di bagian dada (angina), sesak napas, keringat dingin, dan kecemasan. Jika ini terus berlangsung, bukan tidak mungkin gejala akan bertambah parah sehingga harus dilarikan ke rumah sakit. Inilah yang kerap disebut sebagai penyakit jantung koroner oleh dunia medis.

Penyebab Perlunya Pemasangan Ring Jantung

Setelah pemeriksaan yang intensif dilakukan pada penderita penyempitan pembuluh darah, umumnya opsi untuk memperbaiki gaya hidup akan dilakukan lebih dulu. Namun, jika gejala masih terus timbul dan angina semakin sering menyerang dengan intensitas yang lebih menyakitkan, maka pilihan pemasangan ring jantung akan dianjurkan oleh dokter.

Pemasangan ring jantung, yang juga kerap disebut sebagai angioplasti koroner, bertujuan untuk membuka pembuluh darah arteri yang tersumbat. Ini dilakukan dengan pemasangan jaring kecil alias ring jantung yang disebut stent.

Ring jantung ini harus terpasang agar pembuluh darah terbuka, menghindari penyempitan ulang, serta dilapisi dengan obat-obatan agar pembuluh darah arteri tetap terbuka, sehingga aliran darah jadi lebih lancar. Pemasangan ring jantung juga penting dilakukan agar dapat mengatasi plak yang berasal dari endapan lemak dan kolesterol di pembuluh darah.

Manfaat Pemasangan Ring Jantung

Prosedur pemasangan ring jantung juga bermanfaat untuk melancarkan aliran darah yang sebelum tersumbat karena penyempitan pembuluh darah. Prosesnya pun cenderung cepat dan minimal. Ring jantung akan dipasang melalui pembuluh darah arteri di daerah paha, lengan, atau pergelangan tangan. Umumnya, dokter juga hanya akan memberikan sedasi agar pasien jadi lebih rileks.

Prosedur pemasangan ring jantung akan memakan waktu beberapa jam tergantung tingkat kesulitan dan kompleksitas yang dihadapi dokter. Setelah prosedur pemasangan ring jantung selesai pasien masih perlu dirawat inap terlebih dulu untuk memonitor kinerja pembuluh darah yang telah dipasangi stent. Ini juga dilakukan untuk melihat jika ada reaksi tubuh atas obat-obatan yang diberikan. Jika berjalan lancar, penderita jantung koroner bisa melanjutkan pengobatan rawat jalan.

Pasien yang sudah memasang ring jantung pun dapat pulih dalam waktu yang relatif cepat. Meski begitu, pasien akan tetap mendapatkan resep obat-obatan untuk menjaga kinerja pembuluh darah yang sebelumnya menyempit. Ditambah dengan perbaikan gaya hidup, maka pasien bisa segera membaik dan dapat kembali berkegiatan.

Jika Anda atau salah satu kerabat kerap menderita beberapa gejala penyempitan pembuluh darah arteri seperti yang sudah disebutkan di atas, hendaknya segera memeriksakannya ke dokter. Pada masa pandemi seperti ini, berkonsultasi lewat aplikasi SehatQ bisa dijadikan pilihan utama karena tidak perlu bertatap langsung dengan dokter. Cukup dengan mengunduh di Google Play ataupun App Store, Anda bisa menyampaikan keluhan pada pakarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *