Inilah Vitamin Untuk Ibu Menyusui yang Anda Butuhkan!

Selama menyusui Si Kecil, tubuh Anda membutuhkan lebih banyak energi dan nutrisi. Mengonsumsi vitamin untuk ibu menyusui merupakan salah satu cara untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi Busui agar ASI yang dihasilkan lebih berkualitas.

Kebutuhan nutrisi harian dapat dipenuhi dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Makanan sehat yang bergizi umumnya mengandung berbagai nutrisi, termasuk vitamin dan mineral, yang dibutuhkan oleh ibu menyusui.

Vitamin untuk ibu menyusui penting dalam menjaga kesehatan

Jumlah dan kandungan ASI yang diberikan ke bayi akan menentukan jumlah asupan gizi yang diperoleh bayi. Hal ini membuat kebutuhan nutrisi Busui selama memberikan ASI eksklusif menjadi lebih tinggi.

Berikut ini adalah beberapa jenis vitamin yang dibutuhkan ibu menyusui.

  1. Vitamin A

Vitamin A tidak hanya baik untuk tubuh ibu menyusui, namun juga untuk Si Kecil. Salah satu manfaat vitamin A untuk bayi adalah memperkuat daya tahan tubuh agar lebih kuat melawan infeksi dan menjaga kesehatan mata bayi. Ibu menyusui dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan vitamin A sebanyak 1000 – 1200 mikrogram (mcg) per hari. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan kebutuhan vitamin A saat hamil yang hanya sekitar 700 – 800 mcg per hari.

  1. Vitamin B kompleks

Vitamin B terdiri atas beragam jenis dan memiliki fungsi yang berbeda pula, yaitu

  • Vitamin B1 dan B2

Kedua vitamin ini berfungsi untuk membantu ibu menyusui memperoleh energi, serta mendukung tumbuh kembang dan perkembangan saraf dan otak Si Kecil. Jumlah asupan vitamin B1 dan B2 yang perlu dipenuhi oleh ibu menyusui adalah sebanyak 1 – 1,5 mg per hari.

  • Vitamin B3 dan B6

Vitamin B3 berfungsi untuk untuk menjaga kesehatan mata dan kulit, sementara vitamin B6 berperan penting dalam menjaga kesehatan otak dan sistem kekebalan tubuh.  Busui perlu memenuhi asupan vitamin B3 sebanyak 10 – 15 mg, sedangkan vitamin B6 sebanyak 1,8 – 2 mg per hari.

  • Vitamin B9 dan B12

Vitamin B9 atau folat dan vitamin B12 juga termasuk vitamin yang penting untuk kesehatan ibu menyusui dan bayinya. Bagi ibu menyusui, vitamin ini dapat meningkatkan jumlah dan kualitas ASI serta produksi sel darah merah.

  1. Vitamin C

Konsumsi vitamin C hingga 1000 mg dipercaya dapat meningkatkan kadar vitamin C dalam ASI serta meningkatkan daya tahan tubuh ibu menyusui dan bayi. Kebutuhan vitamin C yang harus dipenuhi ibu menyusui adalah sekitar 100 – 120 mg per hari.

  1. Vitamin D

Vitamin D berfungsi meningkatkan penyerapan kalsium yang dibutuhkan ibu menyusui. Dan  mendukung pertumbuhan dan meningkatkan kekuatan tulang dan gigi bayi.  Asupan vitamin D bagi ibu menyusui yang direkomendasikan adalah 600 IU atau setara dengan 15 mcg IU per hari.

  1. Vitamin E

Vitamin E berperan dalam melindungi sel dan jaringan tubuh dari kerusakan, memperkuat sistem kekebalan tubuh, serta menjaga kesehatan kulit dan mata, baik pada bayi maupun ibu menyusui. Selama menyusui, Busui disarankan untuk mencukupi kebutuhan vitamin E sebanyak 15 – 20 mg per hari.

Mengonsumsi vitamin untuk ibu menyusui memang dapat membantu melengkapi kebutuhan nutrisi di masa menyusui. Oleh karena itu, jangan lupa untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan cukup minum air putih setiap harinya.

Bila Anda merasa asupan nutrisi yang dikonsumsi kurang tercukupi dari makanan atau mengalami kendala seputar menyusui, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter dapat merekomendasikan pola makan yang sehat dan meresepkan suplemen tambahan jika memang diperlukan.

Anda bisa berkonsultasi dengan dokter menentukan vitamin untuk ibu menyusui yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan. Konsultasi bisa dilakukan secara daring melalui SehatQ .

Inilah Obat Panas Dalam Untuk Bayi

Menjaga kesehatan penting untuk dilakukan supaya bisa terhindar dari berbagai risiko seperti panas dalam. Panas dalam dapat menimbulkan berbagai gejala seperti demam. Panas dalam dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti cuaca. Jika Anda memiliki bayi dan mengalami panas dalam, Anda dapat memberikannya obat panas dalam untuk bayi. Untuk mengobatinya, Anda bisa melakukan dua cara, antara lain dengan menggunakan obat atau bahan alami.

Obat demam bayi diberikan pada anak demam jika perawatan di rumah tidak manjur

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Obat

Anda bisa membeli obat panas dalam untuk bayi dengan harga sekitar Rp 30.000,00. Sebelum Anda membeli obat panas dalam untuk bayi, Anda sebaiknya perhatikan beberapa hal sebagai berikut:

  • Harga

Salah satu hal yang sebaiknya Anda perhatikan adalah harga yang ditawarkan kepada konsumen. Jika harga yang ditawarkan terjangkau, Anda bisa memperoleh produknya dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika harganya kurang terjangkau, Anda sebaiknya pertimbangkan lagi apakah Anda ingin membeli produknya atau tidak, atau Anda bisa mencari alternatifnya.

Jika produk tersebut tersedia dengan harga promo, Anda sebaiknya cari tahu apakah promonya masih berlaku atau tidak.

  • Kualitas produk

Hal lain yang sebaiknya Anda perhatikan adalah kualitas produk. Kualitas produk dapat menentukan kepuasan konsumen. Jika kualitas yang ditawarkan bagus, sebagian orang mungkin akan membeli produk yang sama di lain waktu.

  • Pembelian

Anda sebaiknya jangan asal membeli obat panas dalam untuk bayi, karena produk-produk tersebut mungkin tidak dapat memberikan jaminan kepada konsumen. Oleh karena itu, Jika Anda ingin membeli obat panas dalam untuk bayi di tempat, Anda sebaiknya beli di tempat yang resmi seperti mal. Jika Anda ingin membeli produk tersebut secara online, Anda sebaiknya cari toko online ternama atau toko yang memiliki ulasan yang bagus.

  • Izin edar

Hal lain yang penting untuk diperhatikan adalah izin edar obat. Jika produk tersebut ingin dijual di Indonesia, maka harus diuji terlebih dahulu oleh pihak terkait seperti BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Tujuannya untuk mengetahui apakah produknya aman untuk digunakan atau tidak.

  • Diskusi dan rekomendasi

Jika Anda tidak yakin apakah Anda sebaiknya membeli obat panas dalam untuk bayi atau tidak, Anda bisa bertanya kepada orang-orang yang Anda kenal dan pernah melakukan hal tersebut. Jika Anda sudah mengetahui pendapat mereka dan mayoritas setuju dengan keputusan tersebut, Anda bisa membelinya.

  • Ketentuan

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah ketentuan untuk memberikan obat kepada bayi. Jika Anda ingin memberikannya obat, Anda sebaiknya baca aturan pakai yang tertera pada kemasan. Tidak semua produk kesehatan, khususnya obat untuk bayi, memiliki aturan pakai yang sama. Efek samping bisa dialami bayi jika Anda memberikannya obat, namun tidak mengikuti aturan pakai yang tertera pada kemasan.

Cara Alami Untuk Mengatasi Panas Dalam

Berikut adalah bahan-bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi panas dalam yang dialami bayi Anda:

  • Makanan

Anda perlu memberikannya makanan cair atau berkuah supaya dia bisa menelannya dengan mudah.

  • Minuman

Anda perlu memberikannya air putih dengan jumlah yang banyak.

  • Kompres dingin

Anda bisa memberikannya kompres dingin untuk menurunkan suhu tubuhnya.

Jika Kondisi Bayi Anda Semakin Parah

Jika kondisi yang dialami bayi Anda semakin parah, Anda sebaiknya hubungi dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda bisa mempersiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan ke dokter.
  • Daftar gejala yang terjadi pada bayi Anda.
  • Daftar riwayat medis dan obat yang digunakan (jika Anda memilikinya).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter perlu mengetahui kondisinya dengan mengajukan pertanyaan seperti:

  • Kapan gejala yang dialami bayi Anda terjadi?
  • Gejala apa saja yang dialami bayi Anda?
  • Berapa lama kondisi tersebut terjadi?

Setelah mengetahui kondisi bayi Anda, dokter akan melakukan diagnosis seperti pemeriksaan fisik. Setelah melakukan diagnosis, dokter akan memberikan pengobatan berdasarkan gejala yang dialaminya.

Kesimpulan

Obat panas dalam untuk bayi bisa Anda peroleh melalui dua cara, yakni obat atau bahan alami. Anda bisa membeli obat panas dalam untuk bayi dengan harga yang terjangkau dan bahan-bahan alaminya mudah diperoleh. Jika kondisi bayi Anda memburuk, Anda sebaiknya konsultasikan masalah tersebut dengan dokter.