Lompat Jauh Termasuk Cabang Olahraga yang Rumit dan Sering Terjadi Kesalahan

Lompat Jauh Termasuk Cabang Olahraga yang Rumit dan Sering Terjadi Kesalahan

Lompat jauh termasuk cabang olahraga yang memiliki teknik yang cukup rumit, karena atlet harus berlari terlebih dahulu sebelum melakukan tolakan untuk melompat ke bak pasir yang tersedia. Lompat jauh memiliki beberapa gaya dan teknik yang bisa dijadikan panduan untuk melakukannya dengan benar. Hanya saja, kesalahan masih sering terjadi. 

Catat! Kesalahan Umum Olahraga Lompat Jauh

Berikut adalah daftar kesalahan yang sering terjadi pada olahraga lompat jauh: 

Kurangnya kecepatan lari 

Kurangnya kecepatan lari sering menjadi kesalahan yang dilakukan atlet lompat jauh karena ia tidak memperhitungkan kecepatan larinya saat mendekati papan tolakan. Padahal, kecepatan lari merupakan hal terpenting dalam keberhasilan melakukan lompatan dan mencapai jarak terjauh. Untuk menghindari kesalahan ini, atlet sebaiknya melakukan latihan lari dengan kecepatan maksimum yang stabil. 

Langkah tidak tetap 

Selain kecepatan, jarak langkah yang dilakukan sebelum melakukan tolakan pun merupakan kesalahan fatal yang patut dihindari dalam olahraga lompat jauh. Langkah yang tidak tetap tidak hanya akan berpengaruh pada kecepatan atlet saat berlari tapi juga pada ketepatan saat mencapai papan tolakan.

Langkah yang stabil akan memudahkan atlet untuk melakukan tolakan di titik yang tepat tanpa perlu menyentuh garis batas atau melebihi foul line

Tolakan kurang keras 

Kesalahan yang satu ini bisa terjadi karena kurangnya kekuatan otot kaki dan tungkai bawah atlet. Selain itu, kurangnya kecepatan saat berlari juga mempengaruhi kekuatan tolakan.

Tolakan yang kurang keras dapat membuat atlet tidak mampu melayang dengan cukup tinggi dan jauh. Akibatnya, jarak yang dihasilkan pun tidak sesuai dengan yang diharapkan. 

Sudut atau arah tolakan tidak tepat 

Lompat jauh termasuk cabang olahraga yang rumit karena atlet harus memiliki kemampuan berhitung yang baik, termasuk dalam mengatur sudut dan arah saat melakukan tolakan.

Hal ini krusial karena sudut dan arah tolakan akan menentukan lama pelompat melayang di udara yang berdampak pada jarak yang akan ditorehkan. Jika melakukan tolakan terlalu rendah, jarak yang dicapai akan terlalu pendek. Namun, jika terlalu tinggi atlet bisa saja keluar dari bak pasir. 

Adapun sudut yang disarankan adalah 45 derajat ke arah atas. Secara teori, sudut tersebut dapat menghasilkan waktu maksimal di udara sehingga mendapat jarak lompatan paling jauh. 

Tidak berani menjulurkan kaki ke depan 

Untuk mendapatkan jarak maksimal, trik yang bisa dilakukan oleh atlet lompat jauh adalah dengan menjulurkan kakinya sejauh mungkin ke depan. Namun, dalam melakukan trik ini atlet tidak lupa untuk sedikit menekukkan kakinya saat akan mendarat di bak pasir. Hal ini dimaksudkan untuk membentuk posisi mendarat yang sempurna dan seimbang sehingga atlet akan mendarat dengan sempurna. 

Selalu mendarat dengan bokong 

Mendarat dengan menggunakan bokong sangat tidak dianjurkan dalam olahraga lompat jauh. Ini tidak hanya terkait jarak yang akan dicapai tapi juga soal keselamatan. Posisi mendarat yang benar sesuai dengan aturan yang berlaku adalah dengan menggunakan kaki. Posisi ini adalah yang terbaik untuk menjaga atlet tetap seimbang dan aman. 

Untuk menghindari kesalahan ini, atlet disarankan untuk berlatih teknik mendarat dengan baik. Dimana posisi kedua tumit dan kaki dirapatkan yang diikuti oleh dorongan panggul ke arah depan. Melakukan teknik mendarat yang benar dapat menghindari tubuh jatuh ke belakang yang dapat menyebabkan terjadinya cedera. 

Lompat jauh merupakan cabang olahraga atletik yang cukup rumit. Ada baiknya Anda melatih setiap tekniknya terlebih dahulu untuk dapat menghindari kesalahan-kesalahan di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *