Obat Dionicol Thiamphenicol, Jenis, Efek Samping dan Interaksinya

Obat adalah salah satu cara untuk mengobati berbagai penyakit. Obat seringkali di resepkan oleh dokter dan ada pula yang dijual bebas. Obat-obat yang diresepkan dokter adalah obat yang masuk dalam golongan keras atau merah karena harus dikonsumsi dengan dosis tertentu dan tak sembarangan.

Seperti halnya pada obat untuk mengatasi infeksi. Infeksi sendiri adalah penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan mikroorganisme berlebihan, baik itu bakteri, virus, jamur, dan parasit di suatu bagian tubuh. Obat infeksi yang banyak dikenal adalah antibiotik untuk mengatasi infeksi akibat bakteri. Ada obat infeksi yang dijual bebas ada pula yang harus dengan resep dokter, salah satunya Dionicol Thiamphenicol. Apa itu obat Dionicol Thiamphenicol? Berikut penjelasannya.

Dionicol kaplet 500 mg adalah obat yang digunakan untuk pengobatan infeksi bakteri.

Tentang Dionicol Thiamphenicol

Dionicol Thiamphenicol adalah obat untuk mengobati infeksi bakteri dari bakteri gram negatif berspektrum luas, meliputi infeksi saluran kelamin seperti gonore atau infeksi lainnya seperti demam tifoid. 

Obat ini merupakan obat keras atau obat merah yang harus melampirkan resep dokter untuk menebusnya. Obat ini dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makan, untuk dosisnya disesuaikan dengan usia dan resep dari dokter. 

Dionicol dapat digunakan oleh orang dewasa atau bayi dengan dosisnya masing-masing. Seperti namanya, obat ini mengandung zat aktif Thiamphenicol 500 mg. Thiamphenicol sendiri adalah obat atau senyawa untuk mengobati infeksi akibat bakteri gram negatif dengan spektrum yang luas. 

Ini merupakan turunan semisintetik dari kloramfenikol, antibiotik spektrum luas yang terutama untuk mengobati infeksi mata. Penggunaan dalam dosis yang banyak dapat mempengaruhi sumsum tulang untuk itu harus sesuai resep dokter dan di bawah pengawasan dokter.

Thiamphenicol dapat bermanfaat dalam melawan infeksi bakteri Salmonella sp., Haemophilus influenzae, Rickettsia, lymphogranuloma-psittacosis, dan bakteri Gram negatif penyebab meningitis bakteri. 

Thiamphenicol dijual sebagai obat merek atau generik dan memiliki banyak nama merek seperti Dionicol Thiamphenicol.

Jenis obat Dionicol Thiamphenicol

Obat Thiamphenicol dengan nama merek Dionicol tersedia dalam bentuk tablet dan sirup. Obat tablet Dionicol Thiamphenicol digunakan untuk mengobati infeksi saluran kelamin seperti gonore, demam tifoid, infeksi bakteri yang disebabkan oleh Salmonella, H.influenzae terutama infeksi meningeal, Rickettsia atau tifus, Lymphogranuloma-psittacosis, bakteri gram negatif yang menyebabkan bakteremia, meningitis.

Sementara Dionicol Thiamphenicol sirup juga digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri seperti di atas tapi tidak untuk penyakit hepatobilier dan gonore. Kedua jenis obat dapat dikonsumsi oleh dewasa, anak, atau bayi dengan dosisnya tersendiri.

Untuk aturan pemakaian Dionicol Thiamphenicol sirup, tambahkan 52 ml air matang ke dalam botol, dan kocok hingga teraduk rata. Untuk tablet dapat dikonsumsi tanpa atau dengan makan.

Peringatan khusus Dionicol Thiamphenicol

Dionicol Thiamphenicol tidak dapat dikonsumsi secara bebas dan harus dengan diskusi dengan dokter sebelumnya. Ini digunakan bila infeksi sudah jelas penyebabnya. Mengutip Science Direct, umumnya Thiamphenicol tidak direkomendasikan atau diberikan lebih dari 10-14 hari.

Untuk pemakaian Thiamphenicol dalam waktu yang lama, diperlukan pemeriksaan hematologik secara berkala. Dosis pun harus disesuaikan bila diberikan kepada penderita gangguan fungsi ginjal.

Penggunaan harus dihentikan apabila timbul gangguan darah, seperti retikulositopenia, leukopenia, trombositopenia atau anemia. Penggunaan saat kehamilan dan menyusui harus sesuai dengan izin dokter setelah mempertimbangkan manfaat dibanding risiko, karena obat ini dapat menembus plasenta dan diekskresikan melalui ASI.

Interaksi Dionicol Thiamphenicol

Thiamphenicol memiliki beberapa interaksi obat sehingga tidak boleh digunakan secara bersamaan. obat Thiamphenicol tidak dapat dikonsumsi bersama kloramfenikol karena dapat mengakibatkan resistensi silang.

Penggunaan bersamaan dengan h obat-obatan yang juga dimetabolisme oleh enzim-enzim mikrosom hati, seperti dikumarol, fenitoin, tolbutamid, dan fenobarbital juga tidak diperbolehkan karena bisa memperparah pendarahan.

Kontraindikasi Dionicol Thiamphenicol

Jika ada obat-obatan yang tidak dapat digunakan bersamaan dengan Thiamphenicol, maka ada pula kondisi yang tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi Thiamphenicol. Kondisi tersebut berupa:

  • Memiliki hiperpersensitivitas terhadap Thiamphenicol
  • Memiliki gangguan fungsi hati dan ginjal yang berat atau kronis
  • Sedang menjalani tindakan atau perawatan pencegahan infeksi bakteri dan pengobatan infeksi trivial
  • Memiliki infeksi tenggorokan dan influenza

Efek Samping Dionicol Thiamphenicol

Dionicol Thiamphenicol juga bisa menimbulkan beragam efek samping. Gejala efek samping tersebut dapat meliputi:

  • Diskrasia (kelainan atau gangguan) darah atau sel darah merah, seperti anemia aplastik dan anemia hipoplastik, trombositopenia serta granulositopenia
  • Gangguan saluran pencernaan, berupa mual dan muntah, glositis, stomatitis serta diare
  • Reaksi hipersensitif, meliputi demam, ruam angioedema, dan urtikaria 
  • Sakit kepala, 
  • Mengalami depresi mental 
  • Timbul neuritis optik
  • Munculnya sindrom grey, di mana kulit dan kuku bayi berwarna keabuan dan dapat mengancam nyawa

Dionicol Thiamphenicol adalah antibiotik untuk mengobati berbagai bakteri gram negatif dan merupakan golongan obat keras. Dionicol terdiri dari bentuk tablet dan sirup. Pastikan Anda meminum obat ini sesudah konsultasi dan mendapat resep dokter. Konsumsilah sesuai dosis yang telah ditetapkan dan aturan yang telah dianjurkan baik oleh dokter dan apoteker.Anda bisa menebus obat Dionicol Thiamphenicol secara online di Toko SehatQ. Jangan lupa lampirkan resep dokter Anda dan dapatkan promo menariknya. Kunjungi Toko SehatQ sekarang melalui website atau aplikasi kesehatan keluarga SehatQ yang dapat diunduh di App Store atau Play Store.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *